Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang   Kepada Yth Wali Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF Untk menghadiri acara Silaturahmi dan pertemuaan wali MAHASISWA FITK ANGKATAN 2018 pada HARI: JUMAT TANGGAL: 14 SEPTEMBER 2018 Jam: 08.30 SD 11.00 Tempat: Academic Center UIN Raden Fatah  

Ratusan Mahasiswa UIN Raden Fatah peringati Hari Santri Nasional

Dikirim oleh : Kemas Ari Panji | Hist : 108 | Kategori : Kemahasiswaan | 09/11/2018 06:21:33 WIB

Palembang - ratusan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, hadiri kegiatan Hari Santri Nasional dengan tema "Peranan Mahasantri dalam Menghadapi Peradaban Milenial dan Menjaga Kebhinekaan Warisan Islam Tradisional di Indonesia" di Aula Ma'had Al-Jami'ah Al-Fikri UIN Raden Fatah Palembang lantai 1, Selasa (06/11/18).

 

 

HUMAS_UINRF,-- Mudir Ma'had Al-Jami'ah Al-Fikri UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Munir, M.Ag gelar acara Hari Santri Nasional dengan tema "Peranan Mahasantri dalam Menghadapi Peradaban Milenial dan Menjaga Kebhinekaan Warisan Islam Tradisional di Indonesia"  yang dihadiri Dosen Tamu oleh Mudir Ma'had UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Akhmad Sodiq, MA   dan Mudir Ma'had UIN Malang, Dr. Akhmad Muzakki, MA sebagai Narasumber. Acara ini juga dihadiri oleh rektor yang diwakili oleh Wakil Dekan Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Islam, Rudi Arianto, S.Si, M.Si, Perwakilan Dosen UIN  dan ratusan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, di Aula Ma'had Al-Jami'ah Al-Fikri UIN Raden Fatah Palembang lantai 1, Selasa (06/11/18).

Mudir Ma'had Al-Jami'ah UIN Raden Fatah Palembang. Munir mengatakan bahwa acara ini adalah sebuah momentum 3 hari penting yaitu Hari Santri Nasional, menjelang Hari Pahlawan, dan Sumpah Pemuda. Santri telah ada sebelum berdirinya Indonesia. "Mari beri apresiasi, tanggung jawab kepada Indonesia bahwa momentum 3 hari penting itu ada santri di dalamnya. Harapan untuk seluruh mahasiswa ataupun santri bisa mengikuti kuliah Dosen Tamu ini dengan baik agar menjadi inspirasi di dalam perjalanan menuntut ilmu di UIN Raden Fatah Palembang", Ujarnya.

Acara ini dibuka dan diresmikan oleh Perwakilan Rektor yang di wakili oleh Dekan 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Dalam kesempatan ini, Rudi mengatakan bahwa mahasantri beruntung mendapat tempat yang baik seperti asrama karena banyak di luar sana yang tidak bisa menuntut ilmu dengan keterbatasan masing-masing. Acara diresmikan dengan harapan santri ke depannya dapat menjadi tonggak untuk menegakkan bangsa bagi Indonesia.

Dalam kesempatan lain, Mudir Ma'had UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Akhmad Sodiq mengatakan ada 3 literasi dalam menghadapi era milenial. Diantaranya literasi datang, literasi teknologi dan literasi manusia manusia. Dimana literasi data harus bisa membedakan hoax atau tidak. Literasi teknologi dimana seseorang harus bisa memanfaatkan teknologi dengan baik dan benar. Sedangkan Literasi manusia adalah di mana orang yang mau sukses dalam era yang sulit ini.

"Dalam tradisi pesantren di jawa,  sederhana belajarnya tetapi jangan di lawan ilmunya karena banyak ilmu-ilmu yang dipelajari oleh santri dan saya berharap dalam mahad ini ada semangat hidup mskipun ada batasan kemampuan. Seorang mahasantri juga harus menguasai situasi sesulit apapun dalam kehidupan di ma'had. Disamping anda pintar anda harus kreatif dan inovatif," tambahnya dengan jelas.

"Terobosan inovasi akan berujung pada peningkatan produktivitas industri dan me4lahirkan perusahaan pemula berbasis teknologi," ujarnya. (AR/ARI)

Sumber : Ari Rahmawati dan Kemas Ari