Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

KONGRES KE-4 BEM/DEMA PTAI SE-INDONESIA

Dikirim oleh : Humas UIN Raden Fatah Palemban | Hist : 203 | Kategori : UIN Raden Fatah Palembang | 13/10/2017 22:30:14 WIB

Palembang - Bem/Dema UIN Raden Fatah menjadi tuan rumah dalam Kongres Ke-4 Bem/Dema Se-Indonesia,pada tanggal 09-13 September 2017 bertempat di Gedung Academik Center UIN Raden Fatah

Kegiatan ini di hadiri oleh seluruh Presiden Mahasiswa Se-Indonesia yang berjumlah 175 orang beserta pengurus BEM/DEMA-nya masing-masing. Selain itu kegiatan ini di isi oleh Keynote Speaker yang luar biasa diantaranya; Kapolri RI, Menteri Agama RI dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Rektor UIN Raden Fatah Prof. Drs. H. M. Sirozi, MA, Ph. D dalam sambutanya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih pada semua keynote speaker yang mengisi dan memberikan ilmu dan motivasi pada kegiatan ini. Kongres ini merupakan kongres BEM/DEMA PTAI yang diprakarsai oleh DEMA UIN Raden Fatah Palembang sebagai tuan rumah. Kepada mahasiswa kiranya berperan dan berkontribusi dalam mendukung kemajuan bangsa melalui berbagai lini dan apa yang bisa diperbuat termasuk pada kongres ini yang akan memberikan ide dan gagasan yang berdampak positif bagi negeri ini. 

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Polisi H. M. Tito Karnavian mengatakan dalam sejarah Indonesia yang selalu memberikan perubahan adalah mahasiswa dan pemuda. Mahasiswa harus memperkuat kemampuan berkreasi dan berinovasi serta punya jiwa entrepreneurship karena generasi mudalah yang ditunggu untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi Indonesia. Pak Tito mengatakan saat ini bukan zamannya lagi mahasiswa ribut dan turun ke jalan sambil bakar-bakaran dan beromantisme untuk jadi pejabat Negara. Mahasiswa harus berperan dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan, berpikir dan bersikap kritis, bukan hal yang salah tetapi berikanlah kritik yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan Negara untuk menjadi lebih baik.

Sementara itu Menteri Agama Republik Indonesia Drs. H. Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman dan agamalah yang menjadi perangkai keberagaman bangsa kita. Semua harus menjunjung tinggi nilai-nilai agama karena hakikatnya tuhan sadar betul keterbatasan hambanya agar saling melengkapi dan mengisi satu sama lain dengan melakukan hal-hal kebajikan. Dan jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu. Sebagai mahasiswa Islam kita dituntut untuk memilki wawasan yang luas tentang agama dan menjadi penerus yang memberikan kontribusi yang lebih pada bangsa dan negara ini.

Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan semangat kepada mahasiswa untuk menjadi generasi Emas menuju Indonesia 2045. Mahasiswa harus berperan aktif menjadi generasi positif dan menjaga stabilitas politik dan keamanan untuk kemajuan Indonesia. Kita harus menjadi generasi Emas menuju 100 tahun Indonesia merdeka. “Mahasiswa harus memiliki semangat dan pantang menyerah.” ujarnya.

Poto bersama Menteri Agama RI

Poto Bersama Kapolri RI

Poto bersama Agus Harimurti Yudhoyono

Sumber : Humas UIN 2017 (Elis, Ira, Bani)