Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

KETIKA FAKULTAS SYARIAH MENJADI BAGIAN DARI UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Ditulis oleh : Arif Mahfuz.S.Sy | 15/05/2018 WIB

KETIKA FAKULTAS SYARIAH MENJADI BAGIAN DARI UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Oleh : Arif Mahfuz.S.Sy

Calon Hakim Peradilan Agama Mahkamah Agung RI

Majelis Tarjih dan Tajdid Piminan Wilayah Muhammadiyyah Sumsel

Alumni Fakultas Syari’ah UIN Raden Fatah Tahun 2015

 

Fakultas Syariah merupakan cikal bakal berdirinya IAIN Raden Fatah Palembang. dimana Fakultas Syariah didirikan setelah adanya Muktamar Ulama se Indonesia pada tanggal 8 sd 11 September 1957, yang dilanjutkan dengan penandatanganan SK Menteri Agama no 21 Tahun 1961 tentang berdirinya Fakultas  Syariah cabang ciputat (Pedoman Akademik ; 121).  Umur Fakultas Syariah adalah lebih tua tiga tahun dari IAIN Raden Fatah Palembang.

Muktamar Ulama se Indonesia Tahun 1957 di Kota Palembang bukanlah sebuah ajang ceremonial yang bersifat normatif. tetapi lebih kepada langkah nyata  perjuagan Ulama Indonesia dalam menegakan Kalimat Alloh dibumi Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan keputusan yang dihasilkan pada rapat tersebut yang menyatakan Ulama Indonesia mengharamkan Faham komunis dan menolak kabinet komunis  (Dokumentasi Muktamar ; 1 ). Hadir dalam kongres tersebut diantaranya KH.Rasyid Siddiq, KH.Husin Abdul Muin, KH Imam Zarkasyi, KH Anwar Sri Bandung, KH Masyhur Azhari, Buya Hamka, KH Mahmud Yunus, KH AR Sutan Mansyur, Syech Muda Wali. (Dokumentasi Muktamar ; 7) dll  dimana  membuahkan karya nyata perjuangan  berupa Perguruan Islma Tinggi  berupa  Fakultas Syariah Palembang cabang ciputat. bertujuan  untuk pengembangan umat Muslim Seluruhnya ( Piagam Pendirian PTI ).

Dalam Program student Camp di Kolej Islam Teknologi Antarabangsa  (KITAB) Pulau Pinang Malaysia 1 sd 5 November 2013, Mahasiswa dari Empat IAIN yang akan  bertransformasi menjadi UIN diantara IAIN Raden Fatah, IAIN Medan, IAIN Walisongo dan IAIN Mataram. Dr.Fuad sebagai ketua Rombongan (Kepala Lembaga Bahasa IAIN Medan)  menyampaikan bahwa UIN Raden Fatah akan menjadi Pusat Studi Pengembangan dan Penelitian Peradaban Melayu. Hal ini dilandasi oleh Historis Palembang sebagai Pusat Pendidikan Budha di Nusantara serta pernah berdirinya kesultanan Palembang Darussalam yang mengikat persahabatan kepada seluruh Kesultanan Tanah Melayu.

               Dalam Studi Banding Antara Kolej Islam Teknologi Anatara Bangsa (KITAB) Pulau Pinang Malaysia sebagai Sample proses belajar sistem kolej di Malaysia. Disimpulakan bahwa Corak Pembelajaran di KITAB cenderung hampir sama dengan corak pembelajaran di Pesantren Salafi kuno di Indonesia yang bersifat sorogan dan menitikan pola pembelajaran kepada Dosen yang cenderung lebih pro aktif dalam proses akademik tanpa ada diskusi antara dosen dan Mahasiswa .

              Pada dasarnya Fakultas Syariah UIN Raden Fatah memiliki bobot kredit dan Pola pengembangan mahasiswa Syariah yang lebih berkualitas jika diterapkan secara disiplin dan tersusun, hal ini dibuktikan dengan pola pendidikan di Fakultas Syariah.    Hal ini dibuktikan dengan pola pembelajaran di Fakultas Syariah yang di titik beratkan pada pengembangan kemampuan pembentukan dan pembiasaan penerapan kaifiyyatul istinbat yang dibuat dalam makalah untuk dipertahankan didalam kelas dalam pemaparan makalah hal ini daiatas kertas mengungkapkan bahwa Studi di IAIN radeden fatah lebih berbobot dan lebih luas dimana metode studi Islam dibandingkan dengan Undang-Undang Negara dan dicari koherensi dari ketiga ilmu tersebut.

             Proses pengembangan akademik di Fakultas Syariah lebih menitikberatkan pada pengembangan pola fikir dan pisau analisis  dibandingkan dengan penyampaian teori secara transfer dengan metode sima’i, yang   menunjukan hasil yang signifikan dimana Mahasiswa Fakultas Syariah akan lebih berkembang melalui metode diskusi maupun metode non diskusi yang mengedepankan pembangunan serta pengembangan metode berfikir serta penajaman sistem analisis.

Ketika UIN Raden Fatah Palembang telah disahkan. Maka Fakultas Syariah memiliki tanggung jawab serta tantangan yang sangat besar. Hal ini  akan membuat Fakultas Syariah untuk menciptakan metode Ilmiah yang tergabung dalam tradisi akademik berupa Penelitian,Penemuan,Kajian,Diskusi,Seminar dalam membangun korelasi Ilmu Syariah yang bercorak melayu seperti. Ijtihad Ulama Melayu,Maqoshidus Syariah bercorak melayu hal ini  didasari dengan keinginan yang kuat serta langkah nyata civitas Akademika membahas bagaimana cara untuk mencari  korelasi antara Ilmu Syariah,Hukum di Indonesia serta Kajian Hukum Islam dalam corak melayu.

Fakultas Syariah dapat menjadi lokomotif kemajuan UIN Raden Fatah. Dimana dimasa mendatang UIN Raden Fatah harus menjadi Mercusuar kajian peradaban melayu di Indonesia, Pada akhirnya mahasiswa serta seluruh Civitas akademika fakultas Syariah harus memiliki minimal Tiga kompetensi  pokok, Pertama Kemampuan berbahas Arab yang dibuktikan dengan kemampuan membaca kitab dan berkomunikasi dalam bahasa Arab, Kompetensi ini wajib dimiliki Mahasiswa untuk mencari literatur dalam bahasa arab untuk menggali ilmu yang ada didalamnya dalam mendukung ketajaman analisis dalam berijtihad.

Kedua, Mahasiswa Syariah harus memiliki kemapuan berbahasa Inggris. Jauh sebelum IAIN Raden Fatah menjadi UIN Leiden university.Khom University .Mc.Gill University .Harvard University.baik dalam perguruan tinggi  di benua Asia,Eropa bahkan Amerika  Telah lebih dahulu  mengadakan penelitian dan mengeluarkan tulisan mereka mengenai Peradaban melayu dimasa lalu dalam berbagai bentuk tulisan baik berupa thesis, Disertasi, maupun Paper International Seminar. Diharapkan dengan kemampuan berbahasa Inggris semua pihak dapat membaca serta meniliti kembali dan menjadikan tulisan tersebut sebagai bahan acuan standar dalam memperkaya Referensi Studi Peradaban Melayu. 

   Ketiga, Kemampuan membaca kitab Melayu lama yang berbahasa Indonesia maupun kitab melayu Jawi atau Pegon wajib dimiliki oleh Mahasiswa dan Dosen di Fakultas Syariah. Seluruh referensi tentang Peradaban melayu adalah tertuang dalam aksara Melayu dan melayu jawi. Kemampuan dalam membaca aksara melayu menjadi kompetensi wajib dalam meneliti naskah-naskah melayu untuk memperoleh pemahaman yang benar dalam meneliti naskah-naskah kuno.

Survei yang dilakukan oleh bidang Pendidikan dan Pengajaran Dewan Mahasiwa Fakultas Syariah pada priode tahun 2013-2014. Menunjukan data bahwa Dari 276 Mahasiswa Fakultas Syariah 24 Mahasiswa dari Pesantren dan sisanya berasal dari sekolah Umum, Dalam Survei Program Imla tahun 2013 dari 276 Mahasiswa tersebut 240 diataranya salah dalam menulis Kalimat Taa’wudz dan tidak memiliki kemampuan mengaji. Berdasarkan Survei Pada Program Pesantren Hukum Islam PHI yang melibatkan 80 Mahasiswa yang diberikan pertanyaan tentang etimologii Qiyas,Am, dan Ta’wil serta perbedaan hadist dan sunnah 70 Mahasiswa tidak menjawab. Dalam Survei ini disimpulkan bahwa 90% Mahasiwa  tidak bisa Mengaji dan Menulis Arab dan 95 % Mahasiswa tidak memahami ulumul hadist dan Ushul Fiqih. Hal ini menjadi Tantangan besar bagi Fakultas Syariah dalam upaya peningkatan kualitasnya untuk menjadi lokomotif Tradisi Akademik di UIN Raden Fatah.

Ada  Langkah percepatan peningkatan kualitas mahasiswa Fakultas Syariah untuk mencapai kompetensi Idealuntuk siap mengkaji perdaban melayu .Pertama,Semua mahasiswa yang minimal memiliki salah satu kemampuan dikumpulkan dalam satu prodi yang berbasis International class  yang dimana pola pendidikannya berbasih bahasa arab dan Inggris yang mengharamkan referensi berbahasa Indonesia kecuali materi Ilmu Hukum.

Kedua, Ospek Fakultas dimaksimalkan untuk Survei kemampuan pokok Mahasiswa berupa ujian mengaji,ujian menulis,berbicara serta membaca kitab dalam bahasa Arab dan Inggirs berupa Toefel,survei membaca aksara melayu,  hal ini untuk mengklasifikasikan mahasiswa kepada kompetensi yang belum dikuasai.

Ketiga, Sebelum mulai memasuki ruang kuliah normatif perlu diakan short course Imla bahasa  Arab dan Aksara melayu selama 14 hari. hal ini dimaksudkan agar mahasiswa telah mengenal dan memahami secara utuh bagaimana metode penulisan aksara arab dan melayu sehingga tidak ada rasa asing dan mahasiswa telah siap untuk belajar bahasa arab.

Keempat, Pada Semester I materi ditekankan pada Bahasa Arab I.II.III dan Bahasa Inggris I.II.III secara Intensif dengan target bahwa mahasiswa telah memiliki kompetensi bahasa arab setelah menempuh enam bulan studi di semester pertama.

Kelima, Kemampuan berbahasa Inggris cukup dijadikan Syarat ujian Skripsi. Dimana hanya mahasiswa yang memliki nilai toefel 400 yang dapat melaksanakan ujian skripsi hal ini dimungkinkan sebagai sarana pemanfaatan Lembaga Bahasa UIN Raden Fatah.

Keenam, Setiap Lektor Kepala sampai kepada Guru Besar harus memiliki 5 orang mahasiswa khusus yang didaftarkan  di LPMP sebagai asisten dalam melaksanakan penelitian. Karena tradisi akademik hanya akan didapkan jika  terjadi kesinambungan hubnungan antara dosen dan mahasiswa.

Terakhir, Setiap Semseter Fakultas Atau Universitas membuka ujian dan pendftaran studi banding. guna diberangkatkan secara Cuma-Cuma atau sebagai reward bagi setiap mahasiswa yang tela berhasil menyelesaikan penelitian mereka di bidang  Ilmu Syariah dan Peradaban Melayu.

Kesimpulannya semua langkah tersebut akan dapat dijalankan jika Kementrian agama,Kementrian Pendidikan, Pemerintah Kota Palembang, Dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membangun terlebih dahulu sebuah perpustakaan UIN Raden Fatah yang menyiapkan semua naskah kuno atau hard copy dari naskah kuno yang ada diseluruh Dunia sebagai Bahan Bakar Pokok Kemajuan Universitas Islam Negeri Raden Fatah.  

 

 

(Tulisan ini Pernah di Muat sebagai bagian laporan Program student camp di Kolej Islam Teknologi Anatarabangsa (KITAB) Pulau Pinang Malaysia Tahun 2013 dan Laporan Ketua Panitia Ospek 2014 di tulis pada tahun 2014 ketika masih semester VII di Prodi Al Ahwal Ass Syakhsiyyah Fakultas Syaria’h  )