Selamat Datang di Situs Resmi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang  

Urgensi Kompetensi Memahami Kitab Kuning Bagi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

Ditulis oleh : Arif Mahfuz.S.Sy | 11/04/2018 WIB

Urgensi Kompetensi Memahami Kitab Kuning Bagi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang 

Oleh: Arif Mahfuz.S.Sy

 

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel

Calon Hakim Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia

Alumni Fakultas Syari’ah UIN Raden Fatah Tahun 2015

 

UIN Raden Fatah Palembang harus menyiapkan Mahasiswanya menghadapi era milenial dan keterbukaan informasi agar tetap memiliki dasa saing yang sejajar dengan Perguruan Tinggi dalam dan Luar Negeri, di era perubahan IAIN ke UIN Raden Fatah perkembangan dan pengembangan Perguran Tinggi kearah keilmuan global dan ilmu pengetahuan umum tidak dapat dihindari, maka dibutuhkan persiapan yang kokoh dalam menghadapinya.

Sebagai Kampus yang berbasis Islam sebagai core utama yang menjadi Ruh adanya UIN Raden Fatah sebagai kampus Islami harus tetap dijaga eksistensinya serta kualitasnya, terutama penyiapan Mahasiswa sebagai bibit yang unggul yang dapat mewarnai Negara sebagai alumni yang berkelas serta ikut membangun Bangsa Indonesia dimasa yang akan datang.

Sebagai kampus yang memiliki banyak program yang berbasis pada dirosah Islamiyyah yang harus tetap bersinggungan bahkan bersentuhan langsung dengan ilmu yang lain, penguatan komptensi Mahasiswa dalam memahami kitab Kuning tetap harus diberikan fokus yang lebih.

Terdapat beberapa hal yang menjadikan kompetensi memahami kitab kuning masih relevan untuk dilaksanakan. Pertama, dengan kemampuan memahami kitab kuning maka dapat dipastikan bahwa orang tersebut telah menguasai beberapa sub cabang ilmu, berupa Nahwu,Shorf,Baaghoh,Maa’ni, I’rob bahkan Ushul Fiqih beserta Qowaid Lughoh dan Fiqhiyyah nya, dengan ilmu ilmu tersebut sudah cukup menjadi modal bagi mahasiswa mengintegrasikan keilmuannya dengan kajian moderat serta perkembangan keilmuan saat ini.

Kedua, Syarat pertama seorang ulama adalah memahami bahasa arab, diharpakan dimasa yang akan datang akan muncul tokoh-tokoh Islam yang terbit dari Alumni UIN Raden Fatah, kemudian ruh kajian keislaman yang hanya dapat dirasakan memahami pemahaman langsung terhadap teks-teks arab dapat menghasilkan kajian-kajian serta penerapan nilai-nilai spritual serta praktek Aqidah Islam yang kokoh guna menopang dan mengimbangi kajian keilmuan umum yang semakin berkembang.

Ketiga, Dalam mewujudkan Universitas yang berstandar Internasional, Berwawasan Kebangsaan dan Berrarakter Islami dibutuhkan penguatan Bahasa Asing terutama bahasa Arab, serta nilai-nilai karakter Islami yang ada dalam khazanah keilmuan Islam yang ada dalam teks teks arab dapat dilakukan lebih giat jika kekuatan ilmu ilmu dasar keIslamannya sudah kokoh yang berawal dari kompetensi kitab Kuning.

Keempat, Banyaknya Mahasiswa Asing yang mulai belajar di UIN Raden Fatah harus dijadikan pecutan bahwa mahasiswa Asli Indonesia harus tetap dapat bersaing sejajar dengan Mahasiswa Asing.

Jadi kompetensi dan peningkatan pemahaman Mahasiswa terhadap kita kuning harus tetap dilanjutkan melalui penguatan disiplin mata kuliah serta adanya kajian-kajian atau penguatan kursus bahasa asing yang dilegalkan menjadi syarat kelulusan bagi Mahasiswa UIN Raden Fatah, semoga dimasa yang akan datang dengan berkah Rahmat Allah Kampus yang berkarakter Islami benar-benar dapat diwujudkan.